Arti Kata "Geulis" dan "Gumeulis" dalam Kamus Bahasa Sunda

Arti Kata "Geulis" dan "Gumeulis" dalam Kamus Bahasa Sunda


Geulis (Kata Dasar)"Geulis" adalah kata dalam bahasa Sunda yang berfungsi sebagai kata keterangan (adverbia) dan memiliki arti "cantik." Kata ini digunakan untuk mendeskripsikan penampilan fisik yang indah atau menawan.

Asal Usul Kata "Geulis"

Kata "geulis" berasal dari bahasa Sunda dan sering digunakan untuk memuji atau menggambarkan keindahan fisik seseorang, khususnya perempuan.

Makna dan Penggunaan Kata "Geulis"

Kata "geulis" digunakan untuk menggambarkan keindahan dan daya tarik fisik seseorang, terutama dalam hal penampilan wajah, bentuk tubuh, atau gaya berpakaian. Kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk memberikan pujian terhadap kecantikan seseorang.

Contoh Penggunaan "Geulis"

1. "Tina Ani geulis pisan, baheula ku cicing." (Dari Ani cantik sekali, seperti waktu masih muda.)

2. "Pisang Goreng Eulis Mang Oyo" (Pisang Goreng Cantik Bu Oyo - nama toko makanan).

3. "Nyi Ita geulis, tuluy babaturan ka pikasehatan." (Nyi Ita cantik, kemudian pergi ke pesta kesehatan.)

Gumeulis (Kecap Rundayan)"Gumeulis" adalah bentuk kata turunan dari "geulis" yang memiliki arti "centil" atau "bertingkah agar terlihat/dinilai cantik padahal kenyataannya tidak." Kata ini menunjukkan perilaku yang mencoba memperlihatkan kecantikan secara berlebihan, mungkin dengan cara yang tidak autentik.

Makna dan Penggunaan Kata "Gumeulis"

Kata "gumeulis" menggambarkan tindakan atau perilaku seseorang yang cenderung berlebihan atau berpura-pura agar terlihat cantik, tetapi pada kenyataannya tidak sejalan dengan kepribadian atau penampilannya.

Contoh Penggunaan "Gumeulis"

1. "Dia gumeulis banget, selalu berusaha menarik perhatian lelaki dengan gaya berbicara yang berlebihan."

2. "Jangan terlalu gumeulis, orang akan lebih menghargai kecantikanmu jika kamu bersikap alami."

3. "Perilaku gumeulisnya membuat banyak orang merasa tidak nyaman di sekitarnya."

Kesimpulan

Kata "geulis" dalam bahasa Sunda memiliki arti "cantik" dan digunakan untuk mendeskripsikan penampilan fisik yang indah. Di sisi lain, "gumeulis" adalah bentuk kata turunan dari "geulis" yang menggambarkan perilaku atau tindakan berlebihan untuk terlihat cantik, meskipun kenyataannya mungkin tidak sesuai. Dalam percakapan sehari-hari, kedua kata ini sering digunakan untuk memberikan nuansa positif dan menggambarkan tentang kecantikan dan perilaku terkait.