Arti Kata "Riweuheun" dalam Kamus Bahasa Sunda

Arti Kata "Riweuheun" dalam Kamus Bahasa Sunda



"Riweuheun" adalah salah satu kata dalam bahasa Sunda yang memiliki makna "keadaan repot atau sibuk" yang dialami oleh pihak ketiga tunggal. Kata "riweuheun" merupakan kecap rundayan, yang terbentuk dari kata dasar "riweuh" yang ditambahkan dengan akhiran -eun.

Penggunaan kata "riweuheun" dalam percakapan sehari-hari terutama merujuk pada orang ketiga yang sedang sibuk atau repot dengan suatu urusan atau kegiatan. Kata ini menggambarkan kondisi di mana orang tersebut tengah sibuk menangani sesuatu sehingga mungkin tidak bisa dihubungi atau tidak bisa memberikan perhatian secara penuh pada saat itu.

Contoh Penggunaan Kata "Riweuheun" dalam Kalimat:

1. Kadieu, ulah ngaganggu mang Uju, karunya keur riweuheun. (Sekarang, jangan mengganggu mang Uju, dia sedang repot).

2. Kang Dani na keur riweuheun keneh ayeuna mah. (Kang Dani sekarang masih sibuk).

Kata "riweuheun" berada dalam tingkatan bahasa Sunda loma. Dalam bahasa lemes, kata yang mirip adalah "répoteun", yang juga memiliki arti "sibuk" atau "repot". Lawan katanya dalam bahasa Sunda loma adalah "rinéheun" yang berarti "santai".

Dalam percakapan sehari-hari, penggunaan kata "riweuheun" umumnya terjadi ketika ingin menunjukkan pengertian dan penghormatan terhadap keadaan sibuk atau repot yang dialami oleh orang ketiga. Dengan menggunakan kata ini, seseorang menunjukkan kesadaran untuk tidak mengganggu atau menghormati privasi orang tersebut.

Demikianlah arti kata "riweuheun" dalam kamus bahasa Sunda. Kata ini mencerminkan keadaan sibuk atau repot yang sedang dialami oleh pihak ketiga dan sering digunakan dalam konteks pengertian dan penghormatan terhadap keadaan tersebut. Dalam percakapan sehari-hari, kata ini dapat menambah rasa pengertian dan kesantunan dalam berkomunikasi dengan orang lain.